FORUM STARLIGHTS INDONESIA
Silahkan Log In Atau Mendaftar Menjadi Anggota Forum Starlights Indonesia Disini.
Latest topics
» ANCIENT ALIENS
Wed Jul 22, 2015 7:21 pm by Hakiki Wawan AJ

» MEDITASI UNTUK MENGAKTIFKAN ENERGI SENDIRI & MENYEMBUHKAN IBU BUMI
Wed Jul 22, 2015 5:11 pm by Hakiki Wawan AJ

» KAMU BINGUNG INDIGO ATAU BUKAN? CEK DISINI AJA...
Thu May 14, 2015 11:00 am by eckilsax

» v =(^_^)= V
Thu May 14, 2015 10:02 am by eckilsax

» Hallo... salam kenal
Sat Jan 31, 2015 2:07 am by heilswing

» EVOLUSI BUMI
Fri Jan 09, 2015 9:19 am by pramesti23

» Rindu kalian
Tue Sep 16, 2014 5:47 pm by Raksaka Duta

» Check this out Bro and Sis ^^
Tue Sep 16, 2014 5:39 pm by Raksaka Duta

» ada apa dengan manusia jaman sekarang???:(
Tue Sep 16, 2014 5:38 pm by Raksaka Duta

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of FORUM STARLIGHTS INDONESIA on your social bookmarking website


AJARAN ATLANTIS YANG HILANG: SEJARAH ATLANTIS (BAG 2)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

AJARAN ATLANTIS YANG HILANG: SEJARAH ATLANTIS (BAG 2)

Post by Dewa Kamajaya on Fri Oct 12, 2012 11:47 am

Sayang sekali, mereka, keluarga dekat kami, tak tahu bahwa sesegera mereka “mengeraskan” bentuk pikiran mereka menjadi materi, menjadi mahluk-mahluk ini, mereka akan kehilangan seluruh kesadaran, sebagian besar hal diluar tubuh baru dan lingkungan seketika mereka. Mereka menjadi terjebak dalam bentuk-bentuk ini. Ketujuh pintu gerbang (chakra) tertutup, memotong kontak mereka dengan spektrum getaran penuh dan hingga semua persepsi dan interaksi mereka hanya berdasar pada vibrasi terbatas yang dapat mereka deteksi hanya lewat lima sensor vibrasi. Kelima indera ini hanya dapat memonitor pita frekwensi yang sangat terbatas dari spektrum getaran universal penuh – dan bahkan di dalamnya, mereka hanya fokus pada vibrasi-vibrasi yang relevan pada keberadaan bidang materi, meninggalkan “manusia-hewan” ini tanpa indera dari keberadaan bidang spiritual.
Terpotong dari kesadaran Yang Satu dan Alam Semesta itu sendiri, manusia-hewan mengalami kesadaran hewani, tapi mahluk yang menempati bentuk ini bukanlah hewan dan aslinya dari kesadaran malaikat. Kombinasi kesadaran dari bentuk yang lebih tinggi, bercampur dengan kesadaran hewani, sangat tidak harmonis dan campuran yang kacau. Mereka kehilangan kesadaran hewani murni dan kemurnian kesadaran spiritual. Jadi ini adalah jenis kesadaran baru yang asing bagi dunia hewan. Kesadaran baru ini merupakan “kesadaran terpisah” dan sifat yang tetap fokus dan kebalikan polaritas jika dibandingkan dengan kesadaran Yang Satu. Kecerdasan juga sungguh terbatas dalam manusia-hewan, mirip dengan kesadaran hewan yang mereka “modelkan”, tapi sekali lagi, ini disebabkan oleh efek negatif dari kesadaran terpisah. Demikianlah manusia-hewan “terjebak” dalam bidang terbatas – dalam bentuk terbatas, dengan kecerdasan terbatas, dalam kesadaran baru yang terbatas. Mereka “tak cocok” dimanapun – mereka tak termasuk dalam dunia spiritual lagi, juga bukan dari alam Bumi. Dengan demikian perkenalan mereka pada alam Bumi juga kacau dan mengotori aliran alam.
Kami yang tidak memproyeksikan diri kami menjadi materi, sangat sadar akan keadaan sulit dan nasib yang menimpa sanak famili kami. Dari tempat yang menguntungkan dari kebiasaan kami, kondisi keberadaan eterik, kami masih tetap Satu pikiran, Satu mahluk. Melihat bagian dari kami ada dalam penjara terikat-materi sebagai manusia-hewan terjebak di dalamnya, sangatlah menyakitkan – lagipula mahluk itu adalah kami, sodara/i kami dan kemalangan mereka adalah kemalangan kami. Dalam beberapa terminologi, mereka juga disebut “fallen angel” pertama, tapi mereka jatuh bukan karena niat buruk, tapi kerena murni ketidaktahuan. Kami memutuskan untuk menyelamatkan mereka - berapapun harganya. Kami tahu kami hanya dapat melakukannya jika kami bisa berfungsi pada bidang vibrasi yang sama dengan mereka, jadi kamipun memproyeksikan diri kami ke dalam bentuk pikiran yang bisa berfungsi dalam alam Ibu Bumi.
Dipimpin oleh mahluk agung yang dikenal sebagai Atlantean Amiliaus, yang kemudian dikenal sebagai Thoth dan akhirnya dikenal sebagai Jesus di kemudian hari, gelombang kedua dari masuknya kami ke alam Ibu Bumi dimulai. Berhati-hati untuk tinggal sebagai mahluk yang bebas dari bidang vibrasi rendah atau mengeras menjadi materi, kami memproyeksikan diri kami ke dalam bidang materi dengan tubuh bentuk pikiran yang semi eterik – materi, tetapi bukan materi. Dengan demikian kami masih bisa berfungsi pada semua frekwensi getaran dari spektrum universal – bebas masuk atau meninggalkan spektrum terbatas dari bidang materi sesuka hati. Tapi yang terpenting, kami bermaksud menjaga kesadaran kami akan Kesatuan, sehingga kami tak akan jatuh seperti nasib manusia-hewan.
Perwujudannya diperoleh kurang lebih sukses dan sebagaimana kami menjadi subjek dari kondisi getaran yang mempengaruhi alam ini, kami melihat perlambangan numerologi dari bidang fisik, 2 dan 5 muncul dalam banyak aspek perwujudan kami. Sebagai contoh, permulaan dari 5 ras terjadi dan kemudian, 2 gender, masing-masing memiliki 5 anggota badan (2 kaki, 2 tangan, 1 kepala) dengan 2 mata, 2 telinga, 2 kaki, 2 dari banyak organ, dsb dan 5 jari pada tangan dan kaki.
Meskipun pencegahan dan usaha keras kami, beberapa dari kami masih tak berjalan baik sebagaimana yang lainnya, kehilangan lebih banyak kesadaran dan mengeras lebih dari yang lainnya. Mereka yang mewujud di Atlantis bersama Amiliaus berjalan paling baik – tapi bagi banyak orang, ini berumur pendek.
Hingga saat ini, kami merupakan mahluk “campuran”, makrokosmos dari Yang Satu. Tubuh kami tak seperti mereka sekarang. Elemen laki-laki dan perempuan kami tak terpisah – sebagai mahluk campuran, masing-masing dari kami memiliki tubuh dengan kedua “gender” daripada tubuh laki-laki dan perempuan yang kita miliki saat ini. “Gender” kemudian, hanya jadi elemen sebelah dalam dan luar serta keluar dan masuk bagian dari diri kita seluruhnya. Setiap mahluk campuran memiliki jumlah bagian berbeda (jumlah “belahan jiwa” yang berbeda) – setiap bagian adalah mahluk tersendiri, tetapi penuh sebagai kesuluruhan diri. Kami seperti mahluk dimana planet mengorbit bintang, atau atom dari materi yang elemennya terdiri dari polaritas berbeda (laki-laki dan perempuan) tertarik satu sama lain, masing-masing menemukan sebuah tempat dimana mereka berfungsi bersama secara harmonis dalam keseluruhan, sebagai satu entitas, satu mahluk. Sebagai mahluk campuran, kami berada dalam sebuah kondisi “Cinta Tak Bersyarat” – aliran konstan, keluar/memberi energi kehidupan kami yang penuh untuk setiap elemen diri kami, dalam diri kami dan menerima dalam diri kami – dan tanpa ( dalam hubungan kami dengan Yang Satu, yang mana setiap mahluk campuran juga “mengorbit”, mencipta bahkan yang lebih besar, mahluk campuran pokok dari Yang Satu).

Ditulis oleh Master Thoth

Diterjemahkan oleh Dewa Kamajaya

Bersambung ke “AJARAN ATLANTIS YANG HILANG: SEJARAH ATLANTIS (BAG 3)”

Untuk semua info yang berkaitan dengan evolusi bumi/ascension bisa ikuti blog saya:
Atau follow me on TWITTER @dewakamajaya777
SEMOGA CAHAYA & KASIH TUHAN SELALU MENAUNGI KALIAN SODARA/I TERKASIHKU

Dewa Kamajaya
Admin

Male Age : 28
Lokasi : Bandung
Join date : 03.08.12
Jumlah posting : 223
Points : 1945
Reputation : 3

Lihat profil user http://starlights.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Re: AJARAN ATLANTIS YANG HILANG: SEJARAH ATLANTIS (BAG 2)

Post by laparmata on Fri Oct 12, 2012 12:08 pm

ilustrasi gambar yg paling atas..aku spt pernah liat dlm mimpi aku.

laparmata

Join date : 09.08.12
Jumlah posting : 3
Points : 1587
Reputation : 0

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik