FORUM STARLIGHTS INDONESIA
Silahkan Log In Atau Mendaftar Menjadi Anggota Forum Starlights Indonesia Disini.
Latest topics
» ANCIENT ALIENS
Wed Jul 22, 2015 7:21 pm by Hakiki Wawan AJ

» MEDITASI UNTUK MENGAKTIFKAN ENERGI SENDIRI & MENYEMBUHKAN IBU BUMI
Wed Jul 22, 2015 5:11 pm by Hakiki Wawan AJ

» KAMU BINGUNG INDIGO ATAU BUKAN? CEK DISINI AJA...
Thu May 14, 2015 11:00 am by eckilsax

» v =(^_^)= V
Thu May 14, 2015 10:02 am by eckilsax

» Hallo... salam kenal
Sat Jan 31, 2015 2:07 am by heilswing

» EVOLUSI BUMI
Fri Jan 09, 2015 9:19 am by pramesti23

» Rindu kalian
Tue Sep 16, 2014 5:47 pm by Raksaka Duta

» Check this out Bro and Sis ^^
Tue Sep 16, 2014 5:39 pm by Raksaka Duta

» ada apa dengan manusia jaman sekarang???:(
Tue Sep 16, 2014 5:38 pm by Raksaka Duta

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of FORUM STARLIGHTS INDONESIA on your social bookmarking website


REINKARNASI

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

REINKARNASI

Post by Dewa Kamajaya on Sun Aug 12, 2012 4:45 am


Salam sodara/iku Smile kali ini saya ingin share mengenai reinkarnasi. Reinkarnasi adalah penjelmaan/kelahiran kembali jiwa ke dalam jasad yang baru. Jasad dapat rusak, mati atau musnah, tapi jiwa akan tetap utuh, abadi. Karena jiwa adalah energi. Seperti dijelaskan dalam hukum kekekalan energi. Bahwa energi tak dapat diciptakan atau dihancurkan, energi hanya dapat berubah bentuk. Setiap jiwa adalah bagian dari Sang Sumber. Suatu eksistensi yang sudah ada dan akan selalu ada. Setiap mahlukNya akan mengalami reinkarnasi. Sang Sumber/Tuhan menciptakan setiap mahlukNya dari bagian diriNya dengan tujuan untuk belajar memahami esensiNya. Setiap mahlukNya akan menyelesaikan reinkarnasi saat mencapai level tertinggi, saat menguasai semua pembelajaran dalam kehidupan, saat memahami esensi Sumbernya. Setelah reinkarnasi usai, maka setiap jiwa akan kembali kepada Sumbernya.
Bukti reinkarnasi ada dimana-mana. Orang-orang mulai mengingat memori di kehidupan masa lampaunya. Setiap manusia mampu melakukannya saat bisa mengakses apa yang disebut dengan akashic record. Suatu catatan sejarah kehidupannya dari sejak awal dia diciptakan. Catatan ini berada di dalam setiap jiwa. Pada kenyataannya bukan hanya para indigo yang mampu melakukannya, tetapi orang biasa pun bisa. Ini terjadi saat mata ketiga/ajna/horus mulai terbuka. Banyak yang beranggapan ini hanyalah pewarisan ingatan dari leluhurnya. Apa sesedarhana itukah? Dengan munculnya fenomena starseed & incarnated angel, maka semua semakin jelas. Jika memang ini hanyalah pewarisan ingatan dari leluhur, lalu bagaimana dengan para starseed & incarnated angel yang mengingat memori kehidupannya di planet/bintang lain, juga di dunia angel? Menjelang evolusi bumi/ascension, semakin banyak orang tersadar dari tidurnya, mengingat kembali siapa dirinya dan untuk apa dia berada disini. Ini karena menjelang evolusi, Tuhan menghendaki semua kebenaran terungkap, tak akan ada lagi yang ditutup-tutupi atau disembunyikan.
Grup extraterrestrial (et) yang baik sudah mengingatkan manusia bumi tentang reinkarnasi semenjak zaman Yunani, Romawi & Mesir kuno. Seperti sekelompok et yang datang ke bumi dan berbasis di G. Olympus, Yunani dengan pemimpinnya Zeus. Mereka datang dari gugus bintang Pleiades. Mereka membantu peradaban manusia bumi kala itu. Tetapi manusia bumi salah mempersepsikan mereka, karena para et memiliki pengetahuan & teknologi yang jauh lebih tinggi dari mereka, lalu manusia bumi menganggap mereka sebagai dewa/i, Tuhan, memujanya, menyembahnya. Para artis zaman dahulu melukiskan mereka terbang dengan sayap atau kereta, karena mereka tidak mengerti bagaimana menggambarkan spaceship.
Et yang terbilang paling populer kala itu adalah Hermes. Hermes adalah anak dari Zeus, dia bertugas sebagai penyampai pesan atau pengabar berita. Hermes membawa sebuah tongkat yang bernama Kirykeion. Tongkat itu berfungsi untuk menyembuhkan juga meningkatkan kesadaran manusia.
Hermes dilukiskan para artis dengan kaki bersayap, menggambarkan dia selalu bepergian ke penjuru dunia sebagai penyampai pesan. Ia juga dilukiskan memakai helm bersayap untuk menggambarkan spaceship yang dikendarainya. Oleh orang-orang Romawi dia disebut Mercurius/Mercury dan tongkatnya disebut Caduceus.
Spiral yang terbentuk oleh dua ular melingkar pada Caduceus melambangkan perjalanan hidup suatu jiwa dari mulai gas, mineral, tumbuhan, hewan, manusia dalam dua polaritas, laki-laki, perempuan, positif dan negatif untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi. Dan tingkat/dimensi yang lebih tinggi ini disimbolkan oleh sepasang sayap. Untuk mencapai level/dimensi yang lebih tinggi adalah dengan meningkatkan kasih & kesadaran.
Selain itu, Caduceus juga melambangkan banyak hal, diantaranya:
· Segala sesuatu di alam semesta berkembang dalam bentuk spiral
· Dengan energi kosmik kita dapat berkembang menuju dimensi lebih tinggi
· Transformasi manusia primitif menjadi manusia angkasa jika mereka mampu mengatasi insting negatif yang lebih rendah dan menggunakan energi kasih
· Transformasi DNA
· Pengembangan sistem chakra/kundalini
Kelompok et lainnya seperti yang ada di zaman Mesir kuno misalnya Thoth, Isis, Ra, Ptah juga mengingatkan manusia bumi akan hal ini. Mereka juga menggunakan tongkat yang serupa Caduceus (hanya bentuknya lebih sederhana) sebagai alat bantu, tongkat itu bernama Ankh. Namun, sekali lagi manusia bumi malah salah dengan menganggap mereka dewa/i atau Tuhan.






Sodaraku, saat ini evolusi/ascension sudah di depan mata. Para et yang baik kembali lagi untuk membantu ibu bumi dan penghuninya dalam proses ini. Mereka mengharapkan evolusi berjalan lancar, oleh karena itu mereka tak henti-hentinya mengingatkan manusia bumi supaya tersadar dari tidurnya. Mereka banyak menyampaikan pesan dalam bentuk crop circle untuk mengingatkan manusia bumi akan reinkarnasi juga evolusi kehidupan, seperti yang sebelumnya dilambangkan oleh Caduceus dan Ankh.

Crop Circle di Milkhill, Wiltshire, UK 25 Juni 2004




Crop Circle di Little London, UK 3 Juni 2009





Sodara/iku, Tuhan kita sangat welas asih, Dia tak pernah menghakimi mahlukNya (terlebih lagi menyiksa). Sang Sumber sangatlah bijaksana, Dia menetapkan hukum sebab-akibat, supaya semua mahlukNya dapat belajar dari setiap jalan yang dipilihnya. Manusia sering sekali menganggap Tuhan tak adil pada dirinya. Menganggap Tuhan hanya memberi satu kali kesempatan hidup untuk belajar apa arti kehidupan seluruhnya. Mereka sering berkata “mengapa Tuhan menakdirkan aku miskin” atau “mengapa Tuhan menakdirkan aku berpenyakit sedari lahir” atau juga “mengapa Tuhan menciptakanku dengan tubuh tak sesempurna yang lain”, “mengapa, mengapa, mengapa…” terlalu banyak mengapa, terlalu banyak mengeluh, pada akhirnya manusia menyalahkan Tuhannya. Tapi tahukah sodara/iku, yang memilih pengalaman hidup itu adalah kita sendiri, iya… kita sendiri, kita telah memilih sendiri jalur inkarnasi demi pembelajaran kita, tetapi begitu terjadi kita lupa semuanya. Sekali lagi, Tuhan sangatlah welas asih, Dia tak akan hanya memberi satu kali kesempatan hidup untuk mempelajari seluruh pembelajaran hidup, memaknainya, sekaligus memahami apa esensi Tuhan. Perjalanan hidup sangatlah panjang sodaraku… Bisa dibayangkan, bagaimana seseorang yang mengalami kesulitan dalam hidupnya entah itu kemiskinan, penyakit, cacat, perang dsb bisa memaknai seluruh pembelajaran hidup jika hanya diberi satu kali kesempatan hidup, begitu juga sebaliknya dengan si kaya, si tampan, si sehat bagaimana bisa memaknai hidup sementara dia tak berada di posisi sebaliknya. Perjalanan hidup bagaikan sekolah, tujuannya untuk belajar, supaya paham makna hidup juga esensi Tuhannya. Seperti sekolah, kehidupan juga ada level/tingkatannya, itulah sebabnya mengapa ada perbedaan dimensi kehidupan di alam semesta ini. Jika kita telah lulus di suatu tahap, maka kita akan naik ke tahap selanjutnya, tahap yang lebih tinggi. Tetapi jika tidak lulus, akan mengulang di tahap yang sama, atau bahkan tahap yang lebih rendah. Saat kelulusan kita dari semua tahap adalah saat kita kembali pada Sang Sumber. Tujuan dari hidup adalah untuk meningkatkan KASIH & KESADARAN.
Kebenaran sejati adalah gambaran yang utuh. Kehidupan ini bagaikan sebuah puzzle, jika kita masih menemukan bagian yang hilang dari hidup, maka kita tak akan menemukan gambaran penuh, kebenaran seutuhnya. Saat setiap bagian, pecahan, terkumpul dan menjadi satu, barulah kita dapat melihat kebenaran. Gambaran yang utuh adalah gambaran universal. Kita tak bisa mengatakan diri kita paling benar jika hanya berlaku untuk suatu kelompok, golongan, disuatu daerah, wilayah, negara atau bahkan suatu planet. Kebenaran sejati haruslah bisa diterima semua mahluk di seluruh semesta. Karena kebenaran sejati datang dari Sang Sumber. Sekali lagi Tuhan tak hanya menciptakan manusia bumi di alam semesta yang sangat luas ini. Ada banyak… sekali jenis manusia lain, di bintang lain dengan dimensi/kepadatan berbeda-beda. Tuhan sudah menunjukan semua buktinya. Cobalah renungkan dengan jiwa kita masing-masing…. berpikirlah terbuka, berpikirlah universal.

Untuk semua info yang berkaitan dengan evolusi bumi/ascension bisa ikuti blog saya:
Atau follow me on TWITTER @dewakamajaya777
Semoga cahaya kasih Tuhan selalu menaungi kalian sodara/i terkasihku.
SAALOME
(kedamaian dalam kebijaksanaan)

Dewa Kamajaya
Admin

Male Age : 28
Lokasi : Bandung
Join date : 03.08.12
Jumlah posting : 223
Points : 1944
Reputation : 3

Lihat profil user http://starlights.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik